Menyimak Teks Bacaan Membeli Laptop Baru, Bahasa Indonesia Kelas X

Menyimak Teks Bacaan Membeli Laptop Baru, Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas X SMP Halaman 87-89 Kurikulum Merdeka – Keterampilan menyimak merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Dalam kurikulum merdeka, buku siswa Bahasa Indonesia kelas X SMP, halaman 87-89, terdapat teks bacaan yang menarik berjudul “Membeli Laptop Baru”. Artikel ini akan membahas mengenai pentingnya menyimak teks bacaan tersebut dalam meningkatkan kemampuan menyimak siswa. Melalui pemahaman dan analisis terhadap teks bacaan ini, siswa akan dapat mengembangkan kemampuan menyimak mereka dengan lebih baik.

Table of Contents

Teks bacaan “Membeli Laptop Baru” adalah contoh teks negosiasi yang menggambarkan situasi antara Rudi dan Ayahnya dalam membicarakan pembelian laptop baru. Dalam diskusi kelompok, siswa dapat menganalisis siapa yang mengajukan permintaan, alasan-alasan yang digunakan, dan bagaimana proses negosiasi terjadi antara kedua belah pihak. Melalui analisis ini, siswa dapat mengembangkan kemampuan kritis mereka dalam memahami konteks sosial dan tujuan komunikasi dalam sebuah teks.

Melalui pemahaman dan pembahasan teks bacaan “Membeli Laptop Baru”, siswa dapat melatih kemampuan menyimak mereka dalam berbagai aspek. Mereka akan belajar untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat, kepentingan masing-masing pihak, alasan yang digunakan, dan teknik-teknik negosiasi yang digunakan dalam mencapai kesepakatan. Dengan mempraktikkan kemampuan ini, siswa akan dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap teks bacaan yang lebih kompleks dan memperluas keterampilan menyimak mereka secara keseluruhan.

Menyimak Teks Bacaan Membeli Laptop Baru

Menyimak Teks Bacaan Membeli Laptop Baru, Bahasa Indonesia Kelas X

Kesepakatan antara kedua belah pihak merupakan tujuan negosiasi. Kedua belah pihak harus dapat saling menerima dan mengambil jalan tengah atau solusi yang ditawarkan. Keduanya tidak bersikeras pada kepentingan masing-masing. Untuk mencapai suatu kesepakatan, diperlukan juga cara dan teknik yang tepat agar kedua belah pihak dapat saling menerima penawaran. Untuk lebih memahami proses kesepakatan antara kedua belah pihak, cermatilah contoh teks negosiasi di bawah ini. Silakan minta salah satu teman kalian untuk membacakannya dan simaklah dengan saksama.

Membeli Laptop Baru

Rudi: “Yah, Rudi dengar Ayah baru membelikan ponsel baru ya untuk Wati,” tanya Rudi.
Ayah: “Iya Rud, kenapa? Jangan bilang kamu juga mau, ponsel kamu kan masih bagus,” jawab Ayah sembari menaikkan alisnya.
Rudi: “Nggak kok, Yah. Iya, ponsel Rudi masih bagus kok, tapi …”
Ayah: “Wah, gawat nih kalau ada tapinya,” potong Ayah.
Rudi: “Lebih gawat Rudi, Yah. Belakangan, tugas kuliah semakin banyak dan membutuhkan banyak aplikasi untuk menyelesai kannya, sementara laptop Rudi lambat, Yah.” Rudi meneruskan pembicaraannya.
Ayah: “Jangan bilang kamu mau minta dibelikan laptop baru.”
Rudi: “Iya, Yah. Karena tugas Rudi selalu terhambat. Lagi pula, laptop ini memang sudah cukup berumur, dari Rudi kelas 10 SMA. Padahal, program studi Rudi juga memang membutuhkan laptop yang lebih cepat, Yah. Rudi kan belajar desain. Aplikasi 3D itu membutuhkan daya komputasi tinggi, Yah”
Ayah: “Wah, kamu ini memang bisa saja, tapi kan ayah baru membelikan ponsel untuk adikmu. Uang ayah nanti habis, Rud.”
Rudi: “Pembelian laptop baru tidak harus hari ini kok. Tetapi, Ayah bisa mulai buat rencana anggarannya dari sekarang. Ayah bisa mulai sisihkan dari pengeluaran per bulan.”
Ayah: “Wah, kamu pintar juga ya.”
Rudi: “Iya dong. Oh, ya, untuk membantu, Ayah juga bisa memakai tabungan Rudi kok.”
Ayah: “Oh ya? Ayah coba pikir-pikir dulu ya.”
Rudi: “Coba Ayah pertimbangkan, suatu nanti mungkin Wati juga akan meminta laptop baru pelajaran TIK. Kebutuhan laptop untuk pelajaran TIK tidak seberat belajar desain. Jadi, kalau Ayah membelikan laptop baru untuk Rudi, laptop yang ini bisa diberikan ke Wati kan, Yah. Jadi, Ayah tidak usah membelikan Wati laptop lagi untuk pelajaran TIK.”
Ayah: “Ya, sudah kalau begitu. Ayah akan belikan, tapi…”
Rudi: “Janji, Yah. Rudi akan belajar dengan sungguh-sungguh,” jawab Rudi memotong perkataan Ayah.
Ayah: “Kamu itu… bukan itu maksud Ayah. Kamu kan sudah duduk di perguruan tinggi. Itu sih sudah menjadi kewajiban kamu sendiri untuk sadar akan pentingnya untuk belajar dengan sungguh-sungguh.”
Rudi: “Oh, iya, Yah. Hehe.. kalau begitu apa, Yah?”
Ayah: “Tapi nanti ya, Ayah anggar kan untuk menabung dulu mulai gajian bulan depan dan kamu harus tepati janji mau mengajari Wati untuk meng gunakan laptop.”
Rudi: “Siap Pak!” jawab Rudi sambil sedikit bercanda.

(Sumber: https://serupa.id/contoh-teks-negosiasi-beserta-strukturnya-berbagaitopik/ dengan pengubahan)

Beberapa pertanyaan berikut ini didasarkan pada isi teks di atas. Bentuklah kelompok yang terdiri atas 4—5 siswa. Kemudian, lakukan diskusi kelompok untuk menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini!

1. Siapakah kedua belah pihak yang terlibat dan apa kepentingan tiaptiap pihak dalam teks tersebut?

Jawaban:

Kedua belah pihak yang terlibat dalam teks tersebut adalah Rudi dan Ayahnya. Kepentingan Rudi adalah mendapatkan laptop baru untuk menyelesaikan tugas kuliah yang semakin banyak dan memenuhi kebutuhan studi desainnya. Sedangkan kepentingan Ayah adalah menjaga keseimbangan keuangan keluarga dan menghindari pengeluaran yang tidak terduga.

2. Siapa yang mengajukan permintaan dalam teks tersebut? Jelaskan apa alasannya!

Jawaban:

Rudi yang mengajukan permintaan untuk membelikan laptop baru. Alasannya adalah tugas kuliahnya semakin banyak dan membutuhkan laptop dengan daya komputasi yang lebih tinggi. Laptop yang dimilikinya saat ini sudah cukup berumur dan tidak memadai untuk memenuhi kebutuhannya.

3. Menurut kalian, apakah permintaan tersebut disampaikan dengan alasan-alasan yang tepat? Jelaskan!

Jawaban:

Permintaan tersebut disampaikan dengan alasan-alasan yang tepat. Rudi memberikan argumen yang kuat, seperti kebutuhan untuk menyelesaikan tugas kuliah yang semakin banyak dan kebutuhan akan laptop dengan daya komputasi tinggi untuk studi desainnya.

4. Jika kalian berposisi sebagai pihak yang mengajukan permintaan dalam teks tersebut, apa saja alasan-alasan yang dapat kalian tambahkan untuk menguatkan permintaan kalian?

Jawaban:

Jika berposisi sebagai pihak yang mengajukan permintaan, beberapa alasan yang dapat ditambahkan untuk menguatkan permintaan adalah:
a) Menjelaskan secara rinci bagaimana laptop baru akan meningkatkan efisiensi dan kualitas pekerjaan atau studi.
b) Menunjukkan bahwa pengeluaran untuk laptop baru dapat dianggap sebagai investasi jangka panjang untuk kesuksesan akademik atau karier.
c) Menyebutkan bahwa laptop saat ini sudah usang dan mungkin tidak dapat menjalankan aplikasi atau program yang diperlukan.
d) Menekankan bahwa dengan memiliki laptop yang lebih baik, akan ada peluang untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan yang lebih baik pula.

5. Menurut kalian, apakah bahasa yang digunakan saat menyampaikan permintaan dalam teks tersebut sudah cukup baik dan santun? Jelaskan alasannya!

Jawaban:

Secara umum, bahasa yang digunakan dalam menyampaikan permintaan sudah cukup baik dan santun. Rudi dengan sopan dan jelas menyampaikan alasan-alasannya kepada Ayahnya. Namun, ada beberapa potongan percakapan yang terkesan kurang formal atau candaan yang mungkin bisa dihindari untuk menjaga keseriusan diskusi.

6. Pada akhirnya, apakah permintaan tersebut dikabulkan? Jelaskan apa alasannya!

Jawaban:

Permintaan tersebut akhirnya dikabulkan. Ayah setuju untuk membelikan laptop baru setelah Rudi memberikan argumen yang kuat dan memberikan usulan untuk menggunakan tabungan pribadinya untuk membantu.

7. Apakah ada persyaratan tertentu agar permintaan tersebut dikabulkan? Jelaskan!

Jawaban:

Ada persyaratan tertentu agar permintaan tersebut dikabulkan. Ayah meminta Rudi untuk menabung dan membantu mengajar adiknya, Wati, dalam menggunakan laptop.

8. Apakah akhirnya terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak? Jelaskan apa saja kesepakatannya!

Jawaban:

Ya, akhirnya terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak. Ayah setuju untuk membelikan laptop baru untuk Rudi dan laptop yang lama dapat diberikan kepada Wati untuk keperluan pelajaran TIK.

9. Menurut kalian, apakah kesepakatan yang terjadi menguntungkan kedua pihak? Jelaskan apa saja keuntungan untuk keduanya!

Jawaban:

Kesepakatan yang terjadi menguntungkan kedua pihak. Rudi mendapatkan laptop baru yang dibutuhkannya untuk tugas kuliah dan studi desain, sementara Ayah dapat mengatur anggaran dan menghindari pengeluaran yang tidak terduga. Wati juga mendapat manfaat dengan mendapatkan laptop yang digunakan untuk pelajaran TIK.

10. Menurut pendapat kalian, apa saja yang perlu diperhatikan agar kedua belah pihak dapat mencapai kesepakatan? Jelaskan!

Jawaban:

Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kedua belah pihak dapat mencapai kesepakatan adalah:
a) Menyampaikan argumen dengan jelas dan logis.
b) Menghormati pendapat dan kepentingan pihak lain.
c) Membuat rencana anggaran atau solusi alternatif untuk memenuhi permintaan.
d) Menawarkan kontribusi pribadi atau solusi kompromi yang dapat memperkuat permintaan.
e) Bersikap terbuka untuk mendiskusikan syarat atau persyaratan yang perlu dipenuhi untuk mencapai kesepakatan.

Kesimpulan

Membahas teks bacaan “Membeli Laptop Baru” dari buku siswa Bahasa Indonesia kelas X SMP, halaman 87-89 dalam Kurikulum Merdeka, dapat memberikan kesimpulan yang berharga. Melalui kegiatan menyimak teks bacaan ini, siswa dapat mengembangkan kemampuan kritis dan analitis mereka dalam memahami situasi komunikasi, seperti negosiasi antara Rudi dan Ayahnya. Hal ini membantu siswa untuk memperluas pemahaman mereka tentang konteks sosial dan tujuan komunikasi dalam sebuah teks.

Dalam menyimak teks bacaan “Membeli Laptop Baru”, siswa juga dilatih untuk mengidentifikasi berbagai aspek penting, seperti pihak-pihak yang terlibat, kepentingan masing-masing pihak, dan teknik negosiasi yang digunakan. Kemampuan ini memungkinkan siswa untuk memperoleh wawasan yang lebih mendalam tentang proses komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Mereka dapat belajar bagaimana berbagai argumen dan alasan digunakan untuk mempengaruhi dan meyakinkan pihak lain.

Dalam kesimpulannya, melalui kegiatan menyimak teks bacaan “Membeli Laptop Baru”, siswa dapat meningkatkan kemampuan menyimak mereka secara keseluruhan. Mereka dilatih untuk mengenali dan menganalisis berbagai elemen dalam sebuah teks, seperti konteks sosial, kepentingan, dan teknik komunikasi. Dengan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang teks, siswa dapat mengembangkan keterampilan kritis, analitis, dan interpretatif mereka. Hal ini akan bermanfaat bagi mereka dalam memahami teks-teks bacaan yang lebih kompleks dan mempersiapkan mereka untuk kegiatan belajar yang lebih lanjut.

Pertanyaan dan Jawaban

PApa tujuan dari teks bacaan “Membeli Laptop Baru” dalam buku siswa Bahasa Indonesia kelas X SMP?

Tujuan dari teks bacaan tersebut adalah memberikan contoh situasi negosiasi antara Rudi dan Ayahnya terkait pembelian laptop baru. Teks ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan menyimak siswa dalam memahami konteks sosial, kepentingan, dan teknik negosiasi yang digunakan.

Mengapa Rudi mengajukan permintaan untuk membeli laptop baru?

Rudi mengajukan permintaan tersebut karena tugas kuliahnya semakin banyak dan membutuhkan laptop dengan daya komputasi yang lebih tinggi. Laptop yang dimilikinya saat itu sudah usang dan tidak memadai untuk kebutuhan studi desainnya.

Apakah permintaan Rudi disampaikan dengan alasan-alasan yang tepat?

Ya, permintaan Rudi disampaikan dengan alasan-alasan yang tepat. Dia menjelaskan bahwa laptop saat ini sudah usang, tidak memenuhi kebutuhan studi desainnya, dan memperlambat penyelesaian tugas kuliahnya.

Apa saja alasan yang dapat ditambahkan oleh Rudi untuk menguatkan permintaannya?

Rudi dapat menambahkan alasan-alasan seperti pentingnya memiliki laptop yang lebih efisien untuk meningkatkan produktivitas studi dan pekerjaan, peluang pengembangan diri yang lebih luas dengan laptop yang lebih canggih, serta investasi jangka panjang dalam kesuksesan akademik atau karier.

Apakah permintaan Rudi akhirnya dikabulkan?

Ya, permintaan Rudi akhirnya dikabulkan. Ayah setuju untuk membelikan laptop baru setelah Rudi memberikan argumen yang kuat dan memberikan usulan untuk menggunakan tabungan pribadinya sebagai kontribusi dalam pembelian laptop.

Tinggalkan komentar