Download Buku Program Kegiatan MPLS Ramah Anak Untuk Jenjang SD Tahun 2026 – Download Buku Program Kegiatan MPLS Ramah Anak Jenjang SD Tahun 2026 lengkap. Pelajari konsep MPLS Ramah, jadwal pelaksanaan, asas penyelenggaraan, Program Pagi Ceria, serta Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sesuai kebijakan terbaru.

Download Buku Program Kegiatan MPLS Ramah Anak Untuk Jenjang SD Tahun 2026

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan kegiatan awal yang selalu dinantikan oleh peserta didik baru setiap memasuki tahun ajaran. Pada tahun 2026, pelaksanaan MPLS mengalami penguatan melalui konsep MPLS Ramah, sebuah pendekatan yang menempatkan anak sebagai pusat perhatian dalam seluruh rangkaian kegiatan pengenalan lingkungan sekolah.

Paradigma baru ini menekankan bahwa hari-hari pertama di sekolah harus menjadi pengalaman yang menyenangkan, aman, bebas dari kekerasan, serta mampu menumbuhkan semangat belajar sejak dini. Oleh karena itu, sekolah tidak lagi hanya memperkenalkan fasilitas dan tata tertib, tetapi juga membangun budaya sekolah yang menghargai hak anak, keberagaman, serta karakter positif.

Bagi sekolah dasar, keberadaan Buku Program Kegiatan MPLS Ramah Anak Tahun 2026 menjadi salah satu dokumen penting yang dapat dijadikan pedoman dalam menyusun seluruh rangkaian kegiatan MPLS sesuai ketentuan yang berlaku.

Apa Itu MPLS Ramah Tahun 2026?

MPLS Ramah adalah program pengenalan lingkungan sekolah yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, aman, inklusif, dan menggembirakan bagi seluruh murid baru.

Melalui konsep ini, sekolah didorong untuk menciptakan suasana yang mampu membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan baru tanpa tekanan maupun tindakan yang merugikan.

Pelaksanaan MPLS Ramah juga menjadi bentuk komitmen satuan pendidikan dalam mewujudkan sekolah sebagai tempat yang nyaman untuk tumbuh, belajar, dan mengembangkan potensi peserta didik.

Program ini secara tegas menolak berbagai bentuk kegiatan yang bertentangan dengan prinsip perlindungan anak, seperti:

  • Perundungan (bullying).
  • Kekerasan fisik maupun verbal.
  • Diskriminasi terhadap peserta didik.
  • Intoleransi.
  • Perpeloncoan.
  • Kegiatan yang tidak memiliki nilai edukatif.

Dengan demikian, seluruh aktivitas selama MPLS diarahkan untuk membangun pengalaman pertama yang positif sehingga murid merasa diterima sebagai bagian dari warga sekolah.

Konsep “Ramah” dalam MPLS Tahun 2026

Istilah “Ramah” pada MPLS bukan hanya slogan, melainkan memiliki makna yang diwujudkan dalam berbagai kegiatan selama pelaksanaan MPLS.

Konsep tersebut terdiri atas tiga aspek utama.

Konsep Ramah Penjelasan
Ramah Anak Menghormati hak anak, bebas dari kekerasan, diskriminasi, dan perundungan.
Ramah Lingkungan Menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan, kelestarian, dan kenyamanan lingkungan sekolah.
Ramah Biaya Tidak membebani orang tua maupun peserta didik dengan pengeluaran yang tidak diperlukan.

Melalui ketiga konsep tersebut, sekolah diharapkan mampu menjadi rumah kedua bagi peserta didik, tempat mereka merasa aman, dihargai, serta memiliki kesempatan berkembang secara optimal.

Dilaksanakan Selama Lima Hari

Salah satu ketentuan dalam pelaksanaan MPLS Ramah Tahun 2026 adalah masa pelaksanaan selama lima hari pada minggu pertama tahun ajaran baru.

Selama lima hari tersebut, peserta didik akan mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang secara bertahap agar mampu mengenal lingkungan sekolah dengan lebih baik.

Kegiatan dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan melibatkan berbagai unsur, antara lain:

  • Kepala Sekolah
  • Guru
  • Tenaga Kependidikan
  • Wali Kelas
  • Guru Bimbingan dan Konseling (jika tersedia)

Seluruh kegiatan disusun secara edukatif sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mengenal budaya positif sekolah.

Berlandaskan Sembilan Asas Penting

Pelaksanaan MPLS Ramah Tahun 2026 tidak dilakukan secara sembarangan. Seluruh rangkaian kegiatan harus mengacu pada sembilan asas utama yang menjadi fondasi penyelenggaraannya.

Berikut sembilan asas tersebut.

Asas Makna
Humanis Mengutamakan penghormatan terhadap martabat peserta didik.
Komprehensif Mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak.
Partisipatif Melibatkan murid secara aktif dalam setiap kegiatan.
Kepentingan Terbaik bagi Anak Seluruh keputusan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Nondiskriminatif Memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh murid tanpa membedakan latar belakang.
Inklusif Menghargai keberagaman serta memberikan ruang bagi seluruh peserta didik.
Keadilan dan Kesetaraan Gender Menghindari perlakuan yang membedakan berdasarkan jenis kelamin.
Harmonis Membangun hubungan yang positif antarwarga sekolah.
Berkelanjutan Budaya positif tidak berhenti saat MPLS selesai, tetapi diterapkan sepanjang tahun pelajaran.

Kesembilan asas tersebut menjadi dasar bagi sekolah dalam merancang setiap aktivitas agar tetap sesuai dengan prinsip perlindungan anak.

Mengusung Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

MPLS Ramah Tahun 2026 juga menjadi momentum untuk mengenalkan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Program ini bertujuan membangun karakter peserta didik melalui pembiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten sejak hari pertama masuk sekolah.

Tujuh kebiasaan tersebut meliputi:

  1. Bangun pagi untuk membangun kedisiplinan.
  2. Beribadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
  3. Berolahraga agar tubuh tetap sehat dan bugar.
  4. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.
  5. Gemar belajar sepanjang hayat.
  6. Bermasyarakat dengan membangun kepedulian sosial.
  7. Tidur lebih awal agar memperoleh waktu istirahat yang cukup.

Pembiasaan tersebut diharapkan mampu membentuk karakter positif yang akan terus berkembang selama peserta didik menempuh pendidikan di sekolah.

Program Pagi Ceria Menjadi Awal Aktivitas Belajar

Salah satu kegiatan yang menjadi ciri khas MPLS Ramah adalah Program Pagi Ceria.

Kegiatan ini dilaksanakan setiap pagi sebelum proses pembelajaran dimulai sebagai upaya membangun semangat dan suasana belajar yang positif.

Rangkaian kegiatan Pagi Ceria umumnya meliputi:

  • Senam Anak Indonesia Hebat untuk meningkatkan kebugaran jasmani.
  • Menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penguatan karakter kebangsaan.
  • Berdoa bersama sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.

Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diajak memulai hari dengan penuh semangat, rasa syukur, dan kecintaan terhadap tanah air.

Selain meningkatkan kesehatan fisik, Program Pagi Ceria juga menjadi sarana membangun kebersamaan antarsiswa, guru, dan seluruh warga sekolah.

Suasana sekolah yang hangat sejak pagi diyakini mampu membantu peserta didik lebih siap mengikuti proses pembelajaran sepanjang hari.

MPLS Tidak Hanya Mengenalkan Sekolah, tetapi Juga Membangun Karakter

Berbeda dengan pelaksanaan MPLS pada masa lalu yang lebih berorientasi pada pengenalan fasilitas sekolah, MPLS Ramah Tahun 2026 memiliki cakupan yang jauh lebih luas.

Seluruh aktivitas diarahkan untuk membentuk karakter peserta didik melalui berbagai pembiasaan positif yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, murid tidak hanya mengenal ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, atau tata tertib sekolah, tetapi juga belajar mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian, serta sikap saling menghormati.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung perkembangan setiap peserta didik sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari keluarga besar sekolah.

Penguatan Etika Bermedia Sosial Sejak Hari Pertama Sekolah

Di era digital, kemampuan menggunakan media sosial secara bijak menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki peserta didik. Oleh sebab itu, MPLS Ramah Tahun 2026 juga memberikan ruang untuk mengenalkan literasi digital sejak awal.

Materi yang diberikan tidak sekadar mengenalkan penggunaan internet, tetapi juga membangun karakter siswa agar mampu menjadi warga digital yang bertanggung jawab.

Beberapa materi yang umumnya diberikan antara lain:

  • Etika berkomunikasi di media sosial.
  • Literasi digital dan kemampuan memilah informasi.
  • Pencegahan penyebaran hoaks.
  • Pencegahan cyberbullying.
  • Perlindungan data pribadi.
  • Pemanfaatan teknologi secara positif untuk belajar.

Pembiasaan ini diharapkan mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijaksana dalam menggunakan teknologi.

Budaya 5S Menjadi Kebiasaan Harian

Selain penguatan karakter melalui pembelajaran, sekolah juga menerapkan Budaya 5S, yaitu:

  • Senyum
  • Salam
  • Sapa
  • Sopan
  • Santun

Budaya sederhana ini memiliki dampak besar terhadap iklim sekolah.

Dengan membiasakan 5S, hubungan antara guru, tenaga kependidikan, peserta didik, maupun orang tua menjadi lebih harmonis.

Lingkungan sekolah pun terasa lebih nyaman sehingga mampu mendukung proses belajar yang menyenangkan.

Program ASRI untuk Mewujudkan Sekolah yang Nyaman

Program lain yang menjadi bagian dari MPLS Ramah adalah ASRI, yaitu singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

Program ini bertujuan membentuk budaya sekolah yang peduli terhadap lingkungan sekaligus menjaga kesehatan seluruh warga sekolah.

Program Implementasi
Aman Melindungi kesehatan fisik, mental, sosial, dan digital seluruh warga sekolah.
Sehat Membiasakan pola hidup bersih, olahraga, makan bergizi, serta kawasan tanpa rokok.
Resik Menjaga kebersihan kelas, lingkungan sekolah, serta mengelola sampah dengan baik.
Indah Menata lingkungan sekolah agar hijau, nyaman, bersih, dan menyenangkan.

Melalui pembiasaan tersebut, sekolah diharapkan menjadi lingkungan belajar yang benar-benar mendukung tumbuh kembang peserta didik.

Gerakan Rukun Sama Teman (GRST)

Salah satu inovasi yang diperkuat dalam MPLS Ramah adalah Gerakan Rukun Sama Teman (GRST).

Gerakan ini mengajak seluruh peserta didik untuk membangun hubungan sosial yang sehat sejak hari pertama masuk sekolah.

Nilai-nilai yang dikembangkan meliputi:

  • Empati kepada teman.
  • Gotong royong.
  • Komunikasi yang santun.
  • Menghargai perbedaan.
  • Saling membantu.
  • Mencegah perundungan.

Melalui GRST, sekolah berharap seluruh murid dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, inklusif, serta bebas dari intimidasi.

Orang Tua Menjadi Mitra Penting Sekolah

Keberhasilan MPLS Ramah tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari orang tua.

Karena itu, sebelum kegiatan dimulai sekolah dianjurkan mengadakan sosialisasi kepada orang tua.

Beberapa materi yang biasanya disampaikan meliputi:

  • Tujuan pelaksanaan MPLS Ramah.
  • Jadwal kegiatan selama lima hari.
  • Tata tertib sekolah.
  • Penguatan pendidikan karakter.
  • Mekanisme komunikasi antara sekolah dan orang tua.
  • Jalur pengaduan apabila terjadi permasalahan.
  • Edukasi parenting.
  • Pentingnya pola makan sehat dan bergizi.

Kolaborasi yang baik antara sekolah dan keluarga akan membantu peserta didik beradaptasi lebih cepat dengan lingkungan belajar yang baru.

Sekolah Melakukan Pemetaan Profil Murid

Hal menarik lainnya pada MPLS Ramah Tahun 2026 adalah adanya pemetaan profil peserta didik.

Data awal ini sangat penting sebagai dasar penyusunan layanan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.

Beberapa aspek yang dipetakan antara lain:

  • Indeks Massa Tubuh (IMT).
  • Kondisi sosial dan emosional.
  • Kemampuan konsentrasi belajar.
  • Bakat dan minat peserta didik.

Melalui data tersebut, guru dapat merancang strategi pembelajaran yang lebih tepat sehingga proses pendidikan menjadi semakin efektif.

Larangan Selama Pelaksanaan MPLS Ramah

Untuk menjaga tujuan utama MPLS Ramah, sekolah wajib menghindari berbagai kegiatan yang tidak sesuai dengan prinsip perlindungan anak.

Beberapa larangan tersebut meliputi:

Tidak Diperbolehkan Keterangan
Perpeloncoan Segala bentuk tindakan yang merendahkan peserta didik.
Kekerasan fisik maupun verbal Tidak diperbolehkan dalam kondisi apa pun.
Pungutan di luar ketentuan Harus mengikuti regulasi yang berlaku.
Atribut tidak edukatif Tidak boleh membebani peserta didik.
Aktivitas yang tidak relevan Seluruh kegiatan harus memiliki nilai pendidikan.
Melibatkan alumni sebagai penyelenggara Pelaksanaan menjadi tanggung jawab sekolah.

Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenai sanksi sesuai regulasi yang berlaku.

Download Buku Program Kegiatan MPLS Ramah Anak Untuk Jenjang SD Tahun 2026

Bagi sekolah yang ingin memiliki referensi penyusunan administrasi dan program kegiatan MPLS Ramah secara lebih lengkap, Anda dapat mengunduh dokumennya melalui tautan berikut.

Dokumen ini dapat dijadikan referensi dalam menyusun program kegiatan, jadwal, administrasi, hingga pelaporan pelaksanaan MPLS sesuai dengan semangat sekolah ramah anak.

Download Buku Program Kegiatan MPLS Ramah Anak Untuk Jenjang SD Tahun 2026

Kesimpulan

Download Buku Program Kegiatan MPLS Ramah Anak Untuk Jenjang SD Tahun 2026 menjadi salah satu referensi penting bagi sekolah yang ingin melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah secara lebih profesional, sistematis, dan sesuai kebijakan terbaru. Melalui pendekatan yang humanis, inklusif, aman, dan menyenangkan, MPLS Ramah tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, tetapi juga menanamkan karakter positif sejak hari pertama mereka belajar. Dengan dukungan guru, tenaga kependidikan, serta orang tua, diharapkan seluruh peserta didik dapat tumbuh dalam lingkungan sekolah yang nyaman, bebas dari kekerasan, dan mampu mengembangkan potensi terbaiknya.

Bergabung dengan Channel INFO Pendidikan

Jangan lewatkan update terbaru seputar MPLS, Kurikulum Merdeka, perangkat ajar, administrasi sekolah, CPNS, PPPK, PPG, hingga informasi pendidikan terbaru.

👉 Gabung sekarang melalui WhatsApp INFO Pendidikan:

https://whatsapp.com/channel/0029VaoZFfj1Hspp1XrPnP3q