Kunci Jawaban soal Persahabatan Semut dan Merpati – Pembahasan Lengkap dan Mudah Dipahami – Membaca cerita fabel merupakan salah satu cara efektif untuk menanamkan nilai moral kepada siswa. Cerita Persahabatan Semut dan Merpati bukan hanya menghadirkan kisah menarik, tetapi juga mengandung pesan kehidupan yang relevan untuk diterapkan dalam keseharian. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, soal yang berkaitan dengan teks ini sering muncul untuk menguji pemahaman siswa terhadap isi cerita, nilai moral, serta latar tempat yang terdapat di dalamnya.
Artikel ini disusun untuk membantu siswa, guru, maupun orang tua dalam memahami kunci jawaban beserta pembahasan mendalam terkait soal tersebut. Selain menyajikan jawaban, artikel ini juga menguraikan alasan di balik setiap pilihan agar pembaca benar-benar memahami konsep, bukan sekadar menghafal jawaban.
Soal Bacaan
Persahabatan Semut dan Merpati
Suatu hari, seekor merpati melihat ada seekor semut yang terjatuh ke sungai. Semut itu berjuang sangat keras untuk berenang supaya tidak tenggelam. Melihat hal itu, Merpati tak hanya diam saja. Ia segera memetik sehelai daun di atas pohon dan dijatuhkannya ke atas sungai dekat dengan posisi semut yang hampir tenggelam.
“Semut, cepat berenang dan naiklah ke atas daun ini!” teriak Merpati.
Semut lantas berenang menuju daun dan naik di atasnya. Semut akhirnya selamat
dan tidak tenggelam di sungai.
“Terima kasih, Merpati! Kau telah menyelamatkan nyawaku!” ujar Semut.
“Sama-sama, Semut!” ujar Merpati.
Sejak saat itu, Semut dan Merpati pun menjadi sahabat. Beberapa hari berikutnya, Semut yang sedang berjalan melihat sahabatnya, Si Merpati, sedang terbang dan hinggap di atas ranting pohon. Tiba-tiba, datang seorang pemburu yang langsung mengarahkan senapannya kepada Merpati. Semut yang ingin menyelamatkan Merpati, langsung menggigit kaki Si Pemburu. Pemburu tersebut kesakitan dan senapannya pun
menembak melesat jauh dari Merpati. Merpati yang terkejut langsung terbang dan melihat sahabatnya Semut yang sedang menggigit kaki Pemburu. Merpati pun selamat dari bidikan pemburu. Kemudian, Merpati berucap, “Terima kasih ya, Semut! Kau telah menyelamatkan nyawaku!”
Semut pun menjawab, “Terima kasih kembali, Merpati!”
Sumber: ruangguru.com
Pertanyaan 1
Berdasarkan bacaan di atas, pelajaran apa yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari?
Tentukan sesuai atau tidak sesuai untuk setiap pernyataan berikut!
| Pernyataan | Sesuai | Tisak Sesuai |
|---|---|---|
| Kita harus saling tolong menolong tanpa mengharapkan balasan | ||
| Kita boleh membiarkan teman kesulitan agar Ia belajar mandiri | ||
| Kebaikan akam dbalas dengan kebaikan |
Pertanyaan 2
-
Berdasarkan teks persahabatan semut dan merpati, latar tempat cerita teks tersebut ada di mana saja?
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu. DRILLING 4
-
Di Sungai
-
Di dalam rumah pemburu
-
Di atas pohon
Kunci Jawaban
Jawaban Pertanyaan 1
| Pernyataan | Jawaban |
|---|---|
| Kita harus saling tolong menolong tanpa mengharapkan balasan | Sesuai |
| Kita boleh membiarkan teman kesulitan agar Ia belajar mandiri | Tidak Sesuai |
| Kebaikan akam dbalas dengan kebaikan | Sesuai |
Jawaban Pertanyaan 2
Jawaban yang benar:
-
Di Sungai
-
Di atas pohon
Jawaban yang tidak tepat:
-
Di dalam rumah pemburu
Pembahasan
Cerita Persahabatan Semut dan Merpati merupakan contoh fabel yang menekankan nilai sosial dan moral. Pada bagian awal cerita, merpati menolong semut yang hampir tenggelam di sungai tanpa mengharapkan imbalan apa pun. Tindakan tersebut mencerminkan nilai kepedulian dan empati yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, pernyataan bahwa kita harus saling menolong tanpa mengharapkan balasan jelas sesuai dengan pesan cerita.
Sebaliknya, pernyataan yang menyebutkan bahwa kita boleh membiarkan teman kesulitan agar belajar mandiri tidak sejalan dengan nilai cerita. Dalam konteks kisah ini, semut benar-benar berada dalam bahaya, bukan sekadar menghadapi tantangan biasa. Membiarkan seseorang dalam kondisi berbahaya bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan solidaritas. Cerita justru mengajarkan bahwa kita perlu membantu ketika orang lain membutuhkan.
Nilai moral berikutnya terlihat ketika semut membalas kebaikan merpati dengan menyelamatkannya dari pemburu. Hal ini menunjukkan konsep timbal balik dalam hubungan sosial — kebaikan sering kali akan dibalas dengan kebaikan. Pesan ini tidak hanya relevan dalam dunia cerita, tetapi juga dalam kehidupan nyata di mana hubungan saling menghargai dan menolong membangun kepercayaan serta persahabatan.
Dari segi latar tempat, analisis teks menunjukkan beberapa lokasi penting. Sungai menjadi latar utama pada bagian pertama ketika semut hampir tenggelam. Selain itu, latar di atas pohon muncul ketika merpati bertengger dan pemburu datang mengancamnya. Kedua latar ini disebutkan secara jelas dalam cerita. Sementara itu, tidak ada penyebutan tentang rumah pemburu sebagai lokasi kejadian, sehingga pilihan tersebut tidak tepat.
Memahami latar tempat penting dalam pembelajaran literasi karena membantu siswa membayangkan situasi cerita serta memahami alur peristiwa. Selain itu, latihan menentukan pesan moral dan latar juga melatih kemampuan berpikir kritis serta interpretasi teks.
Dalam konteks pendidikan, soal seperti ini sering digunakan untuk menguji kemampuan membaca pemahaman (reading comprehension). Bagi siswa, memahami alasan di balik jawaban akan jauh lebih bermanfaat dibanding sekadar mengetahui hasil akhirnya. Dengan memahami pembahasan, siswa dapat meningkatkan kemampuan analisis teks serta lebih siap menghadapi soal serupa di ujian.
Lebih jauh lagi, nilai yang terkandung dalam cerita ini memiliki relevansi sosial yang kuat. Di dunia nyata, kerja sama, empati, dan saling membantu menjadi fondasi kehidupan masyarakat yang harmonis. Pendidikan melalui cerita fabel membantu menanamkan nilai-nilai tersebut sejak dini sehingga membentuk karakter yang positif.
Kesimpulan
Cerita Persahabatan Semut dan Merpati tidak hanya berfungsi sebagai bacaan hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran nilai moral. Dari pembahasan soal, terlihat bahwa pesan utama cerita menekankan pentingnya saling menolong dan keyakinan bahwa kebaikan dapat kembali kepada pelakunya. Selain itu, analisis latar tempat membantu pembaca memahami konteks peristiwa yang terjadi dalam alur cerita.
Melalui pemahaman mendalam terhadap soal dan pembahasan, siswa diharapkan mampu meningkatkan keterampilan membaca, berpikir kritis, serta mengambil pelajaran positif untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran berbasis cerita seperti ini menjadi salah satu metode efektif untuk membangun karakter sekaligus kemampuan akademik.